Ujian Saringan Masuk STAN (USM STAN) adalah satu-satunya jalur untuk menjadi mahasiswa STAN. Jika pada tahun sebelumnya USM STAN hanya menyaring melalui satu tahap saja yaitu melalui tahap ujian tertulis, maka saat ini USM STAN terdiri dari beberapa tahap, yaitu:
1. Pengujian Administrasi
Tentunya setiap USM STAN ada persyaratan administrasi untuk menjadi peserta USM STAN itu sendiri dan persyaratan itu harus 100% dipenuhi. Pada tahap ini setiap data atau berkas yang diperlukan akan diteliti apakah memenuhi syarat atau tidak, oleh karena itu pastikan peminat STAN telah memenuhi syarat.
2. Ujian Tertulis
Ujian tertulis adalah bagian vital dari USM STAN karena menurut pengalaman tahun sebelumnya sekitar 95% peserta tersisih dari tahap ini. Ujian tertulis USM STAN terdiri dari Tes Potensial Akademik (TPA) dan Tes Bahasa Inggris (TBI). Ujian tertulis terdiri dari 180 soal, 120 soal TPA, dan 60 soal TBI. Kesulitan untuk lulus dalam tahap ini adalah karena tingkat kesulitan yang lumayan tinggi, waktu yang terbatas, dan terdapat sistem nilai mati.
USM STAN memiliki waktu 150 menit, berarti untuk menjawab semua soal USM STAN yang berjumlah 180 soal dan memindahkannya ke Lembar Jawaban Komputer (LJK), kita membutuhkan waktu kurang dari satu menit!
Selain itu, yang paling harus diwaspadai adalah nilai mati. Untuk menghindari nilai mati, peserta minimal harus benar 1/3 soal dari tiap bagian. Dengan kata lain, peserta minimal harus benar 40 soal TPA dan 20 soal TBI.
3. Tes Kebugaran
Setelah disisihkan dan tersisa sekitar 5% peserta USM STAN harus mengikuti uji kebugaran. Uji kebugaran ini dengan melakukan lari memutari lapangan dengan waktu tertentu. Ada banyak peserta yang gugur karena tidak siap atau tidak cukup fit badannya ketika mengikuti tes kebugaran ini.
4. Assessment
Tahap terakhir adalah assessment yang terdiri dari psikotest dan wawancara tentunya dari tahap 3 dan 4 akan menyisakan yang terbaik yang berhak menempuh pendidikan di STAN.

Leave a Reply